GRESIK, topberita.online – Insiden pembacokan yang terjadi saat kegiatan patroli sahur di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, berbuntut aksi amarah warga. Puluhan massa dilaporkan melakukan perusakan hingga pembakaran rumah yang diduga milik pelaku pada keesokan harinya.
Aksi tersebut terjadi di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran. Sekelompok warga datang secara beramai-ramai menggunakan sepeda motor dan langsung melampiaskan kemarahan dengan merusak bangunan rumah serta menghancurkan sejumlah perabot yang berada di dalamnya.
Tidak hanya merusak rumah, massa juga mengeluarkan sepeda motor dari lokasi kemudian membakarnya. Sebuah mobil yang terparkir di garasi turut menjadi sasaran perusakan hingga mengalami kerusakan berat. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu tidak mampu menghentikan aksi massa karena jumlah yang cukup banyak.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, kepada awak media membenarkan adanya peristiwa pembakaran tersebut. Aparat kepolisian bersama warga segera turun ke lokasi untuk memadamkan api serta melakukan olah tempat kejadian perkara sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Menurutnya, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun sejumlah kendaraan serta isi bangunan dilaporkan hangus terbakar. Area rumah kini telah dipasangi garis polisi dan dijaga aparat guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan.
Polisi masih mendalami keterkaitan antara aksi pembakaran dengan kasus pembacokan yang sebelumnya terjadi saat patroli sahur. Aparat juga terus mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap motif serta pihak-pihak yang terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut.
Diketahui sebelumnya, patroli sahur yang dilakukan kelompok pemuda di wilayah Panceng berujung bentrokan antar pemuda dari dua desa berbeda. Kericuhan dipicu saling ejek hingga lemparan bom air sebelum akhirnya terjadi tawuran yang menyebabkan dua orang mengalami luka bacok dan harus menjalani perawatan medis.
(Red.EI)


0 Komentar