Breaking News

Petasan Meledak di Nganjuk, Empat Korban Jalani Perawatan Medis

   

Nganjuk - Insiden ledakan petasan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Nganjuk dan menimbulkan korban luka. Peristiwa ini seolah membuka kembali ingatan masyarakat terhadap tragedi serupa yang pernah terjadi di Kecamatan Ngronggot pada Maret 2025 lalu, ketika seorang anak berusia 9 tahun meninggal dunia akibat ledakan bahan petasan.

Kali ini, ledakan terjadi pada Senin malam (9/3) di Dusun Jabon, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono. Insiden tersebut mengakibatkan empat warga mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa yang terjadi menjelang datangnya bulan Ramadhan itu sempat membuat warga sekitar terkejut. Di lokasi kejadian, ditemukan banyak sisa kertas bekas gulungan mercon yang berserakan, menandakan adanya aktivitas pembuatan atau perakitan petasan di area tersebut.

Saat dikonfirmasi awak media, Camat Kertosono Widi Cahyono membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa seluruh korban telah dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.

“Benar, ada kejadian ledakan petasan tersebut. Total ada empat orang korban dan semuanya langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka,” ujar Widi kepada awak media.

Keempat korban diketahui merupakan warga dari dusun yang sama, yakni MRA, FF, SR, dan AG. Mereka merupakan warga Dusun Jabon, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono.

Fenomena petasan yang masih marak di sejumlah wilayah pedesaan menunjukkan bahwa sebagian masyarakat belum sepenuhnya jera terhadap bahaya bahan peledak tersebut. Sisa-sisa gulungan kertas mercon yang kerap ditemukan di area persawahan maupun tempat sepi menjadi bukti bahwa aktivitas perakitan petasan masih berlangsung.

Sementara itu, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan terkait asal-usul bubuk mesiu yang digunakan dalam kejadian tersebut. Tragedi yang pernah terjadi sebelumnya diharapkan dapat menjadi pelajaran agar tidak ada lagi korban jiwa akibat penggunaan bahan petasan secara sembarangan.

(Red.EH)

0 Komentar

© Copyright 2022 - TOP BERITA
https://www.topberita.online/p/box-redaksi.html