Washington DC – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang didoakan oleh sejumlah pendeta di Ruang Oval, Gedung Putih, ramai beredar di media sosial. Momen tersebut menjadi perbincangan publik di tengah meningkatnya ketegangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Video yang beredar memperlihatkan Trump duduk di meja kerjanya di Ruang Oval, sementara sekitar 20 pendeta mengelilinginya. Beberapa di antaranya meletakkan tangan di bahu sang presiden, sementara yang lain mengangkat tangan ke arahnya sambil memanjatkan doa.
Rekaman tersebut diunggah oleh Wakil Kepala Staf Gedung Putih Dan Scavino melalui akun media sosial miliknya. Unggahan itu kemudian menyebar luas dan menarik perhatian warganet, hingga ditonton jutaan kali.
Dalam unggahannya, Scavino menuliskan bahwa momen doa tersebut sedang berlangsung di Ruang Oval Gedung Putih, sembari menyampaikan harapan baik bagi Amerika Serikat.
Dalam video tersebut, salah satu pendeta terdengar memanjatkan doa agar Trump mendapatkan bimbingan, kebijaksanaan, serta kekuatan dalam menghadapi situasi sulit yang tengah terjadi.
“Kami berdoa agar berkat dan kasih karunia selalu menyertai dirinya. Semoga hikmat dari Tuhan memenuhi hati dan pikirannya sehingga mampu menghadapi masa-masa sulit yang sedang dihadapi,” ucap salah satu pendeta dalam doa yang terdengar di rekaman tersebut kepada awak media.
Pendeta tersebut juga turut memanjatkan doa bagi pasukan militer Amerika Serikat yang tengah bertugas, serta bagi para pria dan wanita yang mengabdi dalam angkatan bersenjata negara itu.
Video tersebut kemudian memicu berbagai tanggapan dari warganet dan menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
(Red.EI)

0 Komentar