Breaking News

Diduga Usai Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMPN 1 Kras Mengalami Gangguan Kesehatan

Petugas dari Dinkes Kabupaten Kediri memantau kondisi siswa yang diduga mengalami keracunan makanan.

 

KEDIRI - Ratusan siswa SMP Negeri 1 Kras, Kabupaten Kediri, mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa mengeluhkan gejala seperti mual, muntah, pusing, sakit perut, hingga diare. Bahkan, sebagian di antaranya masih merasakan keluhan serupa hingga Senin (27/7).

Meski demikian, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut belum dapat dipastikan. Pihak sekolah bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber keluhan yang dialami para siswa.

Kepala SMPN 1 Kras, Soedjito, mengatakan bahwa pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dipanggil untuk menjalani evaluasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penelusuran atas insiden yang terjadi.

Keluhan kesehatan mulai muncul setelah para siswa menyantap menu MBG yang dibagikan pada Kamis (23/7). Tidak lama kemudian, banyak siswa mengeluhkan kondisi tubuh yang menurun, mulai dari mual, muntah, sakit perut, mulas, hingga pusing.

Akibatnya, sebanyak 117 siswa tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada Jumat (24/7) karena masih mengalami gangguan kesehatan. Memasuki awal pekan, beberapa siswa yang kembali bersekolah juga kembali mengeluhkan gejala serupa saat proses pembelajaran berlangsung.

Sejumlah siswa kemudian mendapat penanganan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS), sementara beberapa lainnya harus dipulangkan untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Petugas dari SPPG, Badan Gizi Nasional, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mendatangi SMPN 1 Kras guna melakukan evaluasi sekaligus menelusuri penyebab munculnya keluhan kesehatan tersebut. Mereka menggelar koordinasi dengan pihak sekolah serta memeriksa kondisi siswa yang dirawat di UKS.

Soedjito menegaskan bahwa hingga kini belum ada kesimpulan yang menyatakan gangguan kesehatan itu disebabkan oleh menu Makan Bergizi Gratis. Pihak sekolah masih menunggu hasil pemeriksaan dan investigasi dari instansi yang berwenang sebelum mengambil kesimpulan.

Sementara itu, Koordinator SPPI Kabupaten Kediri, Ahmad Gunawan, belum memberikan penjelasan terkait dugaan penyebab insiden tersebut. Saat dimintai keterangan, ia meminta agar konfirmasi lebih lanjut disampaikan kepada Satgas MBG Kabupaten Kediri. Ia juga menegaskan bahwa penyebab pasti para siswa mengalami gangguan kesehatan masih belum diketahui. (red/hep)

0 Komentar

© Copyright 2022 - TOP BERITA
https://www.topberita.online/p/box-redaksi.html