Breaking News

Dinkes Gandeng 9 SMP Negeri Jalankan Program Aksi Bergizi Menuju Indonesia Emas 2045

Dinas Kesehatan Kota Kediri mulai menggerakkan Program Aksi Bergizi di Sekolah dengan melibatkan sembilan SMP negeri



KEDIRI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri mulai mengimplementasikan Program Aksi Bergizi di Sekolah dengan melibatkan sembilan SMP negeri. Program yang diluncurkan di SMP Negeri 1 Kota Kediri pada Rabu (29/7) ini bertujuan membiasakan siswa menerapkan pola makan bergizi, meningkatkan aktivitas fisik, serta mencegah anemia pada remaja sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin, menegaskan bahwa Aksi Bergizi di Sekolah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah awal membangun generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Menurutnya, pembentukan generasi unggul harus dimulai sejak usia dini melalui pembiasaan perilaku hidup sehat.

Ia mengapresiasi antusiasme para siswa yang mengikuti kegiatan sarapan bergizi bersama. Menu yang terdiri atas karbohidrat, protein, dan vitamin diharapkan menjadi contoh pola makan seimbang yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain membiasakan sarapan sehat, Gus Qowim juga mengajak para pelajar untuk rutin mengonsumsi buah dan sayur, aktif berolahraga, serta menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten. Khusus bagi remaja putri, ia mengingatkan pentingnya mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran tenaga kesehatan sebagai upaya mencegah anemia dan menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Kediri menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan SMP Negeri 1 hingga SMP Negeri 9 sebagai dasar pelaksanaan Program Aksi Bergizi secara rutin setiap pekan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hamida, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak remaja. Selain edukasi mengenai gizi seimbang, siswi juga akan menerima tablet tambah darah setiap minggu guna mencegah anemia, sehingga ketika memasuki usia dewasa dan menjadi ibu, mereka memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik serta dapat melahirkan generasi yang sehat.

Hamida menambahkan, kerja sama dengan sekolah juga bertujuan memperkuat peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dalam memberikan layanan kesehatan promotif dan preventif kepada peserta didik.

Salah seorang peserta, Amanda Setiani Putri, siswi SMP Negeri 9 Kota Kediri, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, selain memperoleh edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, peserta juga mendapatkan sarapan bergizi, makanan ringan, dan tablet tambah darah.

Amanda mengaku tidak keberatan mengonsumsi tablet tambah darah yang nantinya akan dibagikan setiap pekan. Ia merasakan manfaatnya karena tubuh menjadi lebih bugar dan tidak mudah pusing. Meski demikian, ia mengakui masih ada beberapa teman yang enggan mengonsumsinya karena menganggap tablet tersebut berbau amis.

Kegiatan yang diikuti sekitar 300 siswa itu juga diisi dengan edukasi bertema Pemenuhan Gizi bagi Remaja oleh Rr. Lieliesnaini Octaviariani Sutoyo dari IIK Bhakti Wiyata, senam bersama, sarapan bergizi, serta pembagian tablet tambah darah kepada siswi. Melalui program ini, Dinas Kesehatan berharap budaya hidup sehat dapat tumbuh dan diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. (red/hep)


0 Komentar

© Copyright 2022 - TOP BERITA
https://www.topberita.online/p/box-redaksi.html