Breaking News

Pemkot Kediri Kembali Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

 

Ilustrasi pembagian seragam gratis untuk siswa SD dan SMP di Kota Kediri.(photo by radar kediri)


KEDIRI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri kembali melanjutkan program pembagian seragam gratis bagi siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Program tersebut ditujukan untuk membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah saat memasuki tahun ajaran baru.

Kepala Dinas Pendidikan Kediri Mandung Sulaksono melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Achmad Wartjiantono, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah siswa baru sebagai dasar pelaksanaan pengadaan seragam.

"Masih kami hitung jumlah siswanya. Setelah itu baru dilakukan proses pengadaan. Perkiraannya sekitar satu bulan lagi," ujarnya.

Anton, sapaan akrabnya, menjelaskan jenis seragam yang diberikan masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni kain seragam nasional, seragam pramuka, dan kaus olahraga.

Untuk jenjang SD, siswa akan menerima kain seragam merah putih, sedangkan siswa SMP memperoleh kain seragam biru putih. Selain itu, seluruh penerima juga akan mendapatkan kain seragam pramuka serta kaus olahraga.

Namun, terdapat perubahan dibanding tahun lalu. Jika sebelumnya siswa menerima dua stel kain seragam nasional dan satu stel seragam pramuka, pada tahun ini jumlahnya dikurangi menjadi masing-masing satu stel seragam nasional dan satu stel seragam pramuka.

"Untuk tahun ini satu stel seragam nasional dan satu stel seragam pramuka," jelas Anton.

Program tersebut ditargetkan menyasar seluruh siswa baru kelas I SD/MI maupun kelas VII SMP/MTs, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Berkaca pada pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah penerima diperkirakan mencapai sekitar 4.000 siswa jenjang SD/MI dan sekitar 6.000 siswa jenjang SMP/MTs.

Menurut Anton, pendataan masih terus dilakukan karena jumlah siswa di masing-masing sekolah belum sepenuhnya sesuai dengan daya tampung yang tersedia.

"Targetnya seluruh siswa baru menerima bantuan ini. Karena itu kami masih menunggu data dari masing-masing sekolah mengenai jumlah peserta didik yang benar-benar diterima," katanya.

Setelah data penerima rampung, Dinas Pendidikan akan memulai proses lelang pengadaan kain seragam. Tahun ini, anggaran yang disiapkan mencapai Rp2,04 miliar untuk jenjang SD dan Rp3,64 miliar untuk jenjang SMP.

Apabila seluruh proses pengadaan berjalan sesuai jadwal, pembagian kain seragam diperkirakan dapat dilakukan pada Agustus hingga September 2026.

Sementara itu, distribusi kaus olahraga diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama. Pasalnya, sekolah terlebih dahulu harus melakukan pengukuran badan siswa agar ukuran kaus yang diproduksi sesuai kebutuhan.

"Untuk kaus olahraga memang membutuhkan waktu lebih panjang karena harus dilakukan pengukuran sebagai dasar pembuatan ukuran S, M, L, hingga XL," terang Anton.

Sebagai informasi, pada 2025 Dinas Pendidikan menyalurkan sebanyak 11.288 paket seragam gratis untuk siswa SD, SMP, dan SLB sederajat. Jumlah tersebut terdiri atas 4.865 paket bagi siswa SD, MI, dan SDLB serta 6.423 paket untuk siswa SMP, MTs, dan SMPLB yang tersebar di 216 satuan pendidikan.

Program seragam gratis di Kediri telah berjalan sejak 2018. Dalam pelaksanaannya, skema bantuan beberapa kali mengalami penyesuaian. Pada tahun pertama, siswa memperoleh tiga stel kain seragam lengkap dengan atribut dan biaya menjahit. Setahun kemudian jumlah bantuan dikurangi menjadi satu stel seragam nasional dan satu stel seragam pramuka.

Program tersebut sempat dihentikan selama pandemi Covid-19 sebelum kembali dilanjutkan pada 2022 dan terus dipertahankan hingga tahun ajaran 2026/2027 sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap dunia pendidikan.(red/lis)

0 Komentar

© Copyright 2022 - TOP BERITA
https://www.topberita.online/p/box-redaksi.html