Associate Director Internal Medicine CK Birla Hospital Gurugram, Dr. Tushar Tayal, menjelaskan bahwa karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Setelah dikonsumsi, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa yang memicu pelepasan hormon insulin untuk membantu mengatur kadar gula darah serta memasukkan glukosa ke dalam sel sebagai sumber energi.
Menurutnya, peningkatan kadar insulin juga memengaruhi proses masuknya asam amino triptofan ke dalam otak. Di dalam otak, triptofan akan diubah menjadi serotonin dan melatonin, yaitu hormon yang berperan mengatur suasana hati, relaksasi, serta siklus tidur. Proses inilah yang menyebabkan sebagian orang merasa lebih mengantuk setelah mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat.
Selain jenis makanan, jumlah makanan yang dikonsumsi juga berpengaruh terhadap munculnya rasa kantuk. Porsi makan yang terlalu besar membuat tubuh memusatkan lebih banyak aliran darah dan energi untuk proses pencernaan. Akibatnya, tubuh menjadi lebih rileks sehingga rasa kantuk lebih mudah muncul.
Meski demikian, karbohidrat tetap dibutuhkan sebagai sumber energi utama dan tidak perlu dihindari. Untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sekaligus mengurangi rasa kantuk, konsumsi karbohidrat sebaiknya dipadukan dengan sumber protein, seperti ikan, ayam, telur, tahu, tempe, maupun kacang-kacangan.
Sayuran yang kaya serat juga dianjurkan karena dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah sehingga lonjakan kadar gula darah tidak terjadi secara drastis. Pola makan seimbang tersebut membantu tubuh memperoleh energi secara bertahap dan lebih tahan lama.
Selain memperhatikan komposisi makanan, masyarakat juga disarankan menghindari makan dalam porsi berlebihan serta tidak langsung berbaring setelah makan. Berjalan kaki santai atau melakukan aktivitas ringan selama 10–15 menit dapat membantu memperlancar proses pencernaan sekaligus mengurangi rasa kantuk.
Dengan mengatur porsi makan, mengombinasikan karbohidrat dengan protein dan serat, serta tetap aktif setelah makan, tubuh dapat memperoleh energi yang optimal tanpa harus mengalami kantuk berlebihan saat beraktivitas.(red/lis)

0 Komentar